RSS

A. Pengertian Komunikasi dan Jaringan Komputer

13 Jan

Komunikasi komputer adalah sebuah proses dimana dua atau lebih komputer atau perangkat saling bertukar data, instruksi dan informasi.

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan dari komputer-komputer atau peralatan-peralatan yang terhubung bersama dalam sebuah perangkat komunikasi dan media transmisi.

1.   Komunikasi Digital dan Komunikasi Analog

Sinyal analog adalah pancaran gelombang listrik berkesinambungan sedangkan sinyal digital terdiri dari getaran listrik individual yang merepresentasikan grup-grup bit yang disatukan membentuk byte.

Komputer hanya memproses data dalam bentuk digital, sebuah alat untuk mengubah sinyal analog menjadi digital atau sebaliknya, alat ini disebut dengan modem ( modulator demodulator ).

2.   Sejarah Jaringan Komputer

Pada tahun 1940 seorang bernama George Sirbitz mengirimkan pesan instruksi komputer antar kota menggunakan mesin teletype. Konsep inilah yang diteruskan oleh ARPA ( Advanced Research Project Agency ), sebuah agen riset khusus di Amerika Serikat. Hingga pada akhirnya ARPA membangun sebuah prototype jaringan bernama “Intergalactic Network” yang menjadi pelopor dari ARPANet.

Konsep jaringan semakin berkembang, pada era tahun 1960-1965 pengembangan jaringan ditandai dengan menggunakan konse pengiriman paket-paket data (packet switched ) antara komputer-komputer didalam jaringan dan terbentuknya jaringan jarak lebar (WAN-Wide Area Network) untuk pertama kali.

3.   Klarifikasi Jaringan Komputer

a.   LAN ( Local Area Network )

Adalah sebuah jariangan yang menghubungkan komputer-komputer atau  perangkat-perangkat dalam sebuah area terbatas seperti rumah, kantor, laboratorium, atau gedung-gedung yang berdekatan. Masing-masing komputer atau perangkat didalam jaringan LAN disebut dengan node.

 

b.   MAN ( Metropolitan Area Network )

Adalah koneksi jaringan berkecepatan tinggi yang menghubungkan jaringan lokal didalam sebuah area kota metropolitan dan didalam MAN biasanya terdapat satu atau lebih LAN.

 

 

c.   WAN ( Wide Area Network )

Adalah sebuah jaringan yang menaungi area geografis yang luas (seperti kota, negara maupun seluruh dunia) menggunakan saluran komunikasi yang menggunakan banyak kombinasi jenis media seperti jalur telpon, kabel maupun gelombang radio.

 

 

 

d.   Internet (Interconnected Networking )

Sebagai penerus dari ARPANet, merupakan jejaring global dari komputer-komputer yang terhubung satu sama lain, yang memungkinkan untuk bisa berbagi informasi ke dalam saluran komunikasi.

Arsitektur jaringan internet terbagi menjadi :

  • Client / Server : satu atau lebih komputer berperan sebagai sebuah server, dan komputer lainnya didalam jaringan meminta layanan dari server. Sebuah serrver yang biasa disebut host, mengatur akses perangkat keras, perangkat lunak dan sumber daya lainnya kepada jaringan. Sebuah client adalah komputer-komputer lain didalam jaringan yang mengandalkan layanan dari server.
  • Internet Peer to Peer. Jaringan ini sederhana, dimana pengguna mengakses langsung ke masing-masing harddisk dan bertukar file melalui internet.

4.  Topologi Jaringan

     a.  Topologi Bus

Topologi ini terdiri dari sebuah kabel sentral, yang dimana menjadi tempat terhubungnya semua komputer dan perangkat, jadi bus disini fisiknya adalah sebuah kabel yang menjadi penghubung komputer-komputer dan perangkat-perangkat lainnya.

Bus tersebut mengirim data, instruksi dan informasi secara dua arah (bidirectional). Topologi ini banyak dipakai didalam LAN dikarenakan mudah diinstal dan harga yang dikeluarkan tidak begitu mahal. Salah satu keuntungan topologi ini adalah komputer dan perangkat yang berada dalam jalur bus bisa di opot dan dipasang tanpa mengganggu alur komunikasi data. Sedangkan yang menjadi masalah adalah topologi ini sangat bergantung kepada bus, jika terjadi kerusakan pada bus maka seluruh jaringan akan terganggu.

b.   Topologi Cincin

Topologi ini mirip dengan topologi bus bedanya jika topologi  bus berbentuk linear (garis lurus) maka topologi cincin berbentuk lingkaran (cincin) dimana kedua ujung kabel tertentu. Data berjalan antara komputer ke komputer lainnya berputar satu arah didalam cincin, ketika sebuah komputer mengirim data maka data tersebut melintas melalui komputer-komputer lainnya sebelum akhirnya terhenti di komputer yang dituju.

Kelemahan dari topologi ini, jika ada sebuah komputer mengalami  kerusakan, maka komputer-komputer sebelum komputer-komputer sebelum komputer yang rusak ini tidak akan mengalami masalah, tetapi komputer-komputer yang berada setelah komputer yang rusak inilah yang akan mengalami masalah.

   c.   Topologi Bintang / Star

Didalam topologi bintang semua komputer dan perangkat (node) didalam jaringan terhubung ke sebuah perangkat sentral yang mana membentuk sebuah formasi bintang. Perangkat sentral ini menyediakan sebuah titik penghubung untuk node-node didalam jaringan, titik penghubung ini dinamakan hub.

Topologi ini juga mudah untuk diinstal, node bisa dipasang-lepas tanpa mengganggu jalur komunikasi jaringan, jika sebuah node mengalami kerusakan maka cuma node tersebut yang akan mengalami masalah, node-node lainnya akan terus beroperasi secara normal. Topologi yang menggabungkan susunan topologi bus dan bintang disebut dengan topologi tree.

Daftar Pustaka :

– KKPI Tim LP2IP Yogyakarta II B, 2009.

 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: